SAS Siap Prediksikan Perusahaan di Tengah Krisis
December 8, 2009 by feby_khesa
Berdasarkan laporan Forrester Wave: Business Performance Solutions, Q4 2009 pada November lalu, SAS menempati posisi puncak untuk analisis biaya dan profiabilitas. Tidak hanya itu, salah satu perusahaan software dan layanan business analytics ini juga mendapatkan nilai tertinggi dalam strategi produk dan visi mereka.
Jonathan Hornby, Global Marketing Director di bidang Performance Management SAS menyatakan bahwa setahun belakangan ini, banyak perusahaan harus menunda diri tanpa mengetahui dengan benar faktor apa yang menyebabkan timbulnya biaya, keuntungan dan nilai.
“Banyak perusahaan yang harus melakukan penghematan untuk memenuhi target jangka pendek dengan konsekuensi merelakan keuntungan yang mungkin diraih di masa depan. Di sini, SAS memungkinkan pelanggan untuk memodelkan, memprediksi dan mengoptimalkan skenario masa depan sehingga perusahaan dapat membuat keputusan berdasarkan fakta yang ada,” jelas Hornby.
Kondisi ekonomi sekarang ini sangat penting untuk dapat mengimplementasikan proses perencanaan dan pengukuran serta sistem yang outstanding. Berdasarkan laporan Forrester Research, solusi perencanaan, forecasting, laporan finansial dan pengukuran kinerja sangat penting untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi.
“Terutama forecasting yang telah membantu perusahaan menghadapi ketidakpatian pasar dalam kondisi ekonomi yang menurun dan ketidakpastian ekonomi yang sekarang ini kelihatan mulai membaik,” tulis Forrester Research dalam keterangan resminya.
Maka dari itu, untuk meningkatkan kinerja dan memenangkan kompetisi, perusahaan harus lebih cenderung mengandalkan forecast dan mengukur indikator utama yang ada dibandingkan hanya mengandalkan pada indikator tertunda dan pencatatan akutansi yang telah ada.
Perusahaan yang bisa mengidentifikasi peluang dan ancaman yang ada dibandingkan kompetitor lainnya, mengerti akan dampaknya, meng-update strategi dengan cepat dan mengeksekusi secara konsisten di seluruh lini organisasi akan menjadi pemenang.
“Dengan kemampuan terdepan dalam biaya dan manajemen profitabilitas dan analisis prediktif, SAS adalah pilihan tepat bagi perusahaan terkemuka. Teknologi prediktif mendukung aplikasi perencanaan yang kompleks dan forecasting,” ujar Hamerman dalam laporan tersebut.
[Feby]















