Yang Muda, Yang Usaha (Wirausaha Muda Mandiri)
November 16, 2009 by ria
Ajang kompetisi kewirausahaan, Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2009 wilayah Jawa Timur telah memilih tiga pemenang untuk maju ke tingkat nasional. Pemenang itu adalah Brian Arfi Faridhi (DheZign Online Solution) untuk kategori Industri Kreatif, untuk kategori boga, yaitu Dymas Tunggul Panuju (Ayam Bakar Ngimbang) dan untuk kategori industri dan jasa yaitu Elsa Rosyidah (Toko Pupuk Online).
Ada 13 finalis yang mempresentasikan usahanya di depan dewan juri pada 13 November 2009. Para pemenang ini akan mewakili WMM Jawa Timur di tingkat nasional. Setidaknya, mereka menyisihkan 323 orang dari berbagai jenis usaha.
" Presentasi yang sangat mendebarkan. Tapi, alhamdulillah semuanya lancar", ujar Brian. Dia mepresentasikan DheZign Online Solution, sebuah usaha yang telah ia rintis sejak empat tahun silam. Usahanya ini bergerak dalam bidang konsultasi dan pengembangan website.
Brian sendiri meminta restu kepada seluruh komponen masyarakat supaya bisa menunjukkan yang terbaik di ajang WMM tingkat nasional nanti. Selain usaha pengembangan website, usahanya ini juga membawahi berbagai usaha seperti toko online, dan sejumlah usaha penyediaan web application.
Menurut para dewan juri, produk-roduk yang dipresentasikan peserta mempunyai nilai inovasi yang tinggi. Samurai, salah seorang dewan juri, awalnya mengaku skeptis dengan kemampuan mahasiswa-mahasiswa yang megikuti ajang ini. Namun, setelah menyaksikan presentasinya, ia berpendapat ada peserta yang mampu memukaunya.
Ajang Tahunan
WMM ini merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Bank Mandiri. Ajang ini diselenggarakan sejak 2007. program ini terdiri dari empat strategi yaitu sistematisasi pola berusaha, pembinaan manajemen berusaha, mempermudah akses pembiayaan, dan membangun sistem yang berkesinambungan.
Strategi tersebut diimplementasikan dalam beberapa kegiatan antara lain kuliah umum wirausaha, kompetisi rencana bisnis, penghargaan wirausaha, training dan mentoring wirausaha, program pebinaan berwirausaha, dan pembiayaan melalui fasilitas pinjaman Program Kemitraan maupun pinjaman komersial.
Menurut Agus Madtowardojo, Direktur Utama Bank Mandiri, untuk menjadi negara maju, minimal jumlah wirausahawannya 2 % dari total penduduk. Sedangkan, Indonesia baru sekitar 0,18% dari total populasi penduduk. Artinya, tutur dia, Indonesia masih mebutuhkan lebih banyak wirausahawan. [Ria]















