Apple resmi meluncurkan sistem operasi mereka yang terbaru iOS 5 pada Kamis (13/10). Seperti yang sudah diketahui sistem operasi ini bisa diunduh bagi pengguna iPhone 3GS ke atas (iPhone 4 dan iPhone 4S) dengan mengunduh iTunes 10.5 dahulu. iOS 5 mempunyai beberapa kelebihan dari pendahulunya.
Salah satunya adalah iMessage yang digadang-gadang akan membuat SMS tidak laku nantinya. Banyak yang menyamakan iMessage dengan BlackBerry Messenger, namun sebenarnya keduanya sedikit berbeda. Pengguna iMessage tidak memerlukan PIN, semua sudah diatur sehingga hanya sesama pengguna iMessage saja yang bisa mengirim dan menerima pesan tanpa biaya tersebut.
iMessage juga tidak sama degan Google Voice yang memiliki layanan mengirim pesan gratis karena iMessage tidak perlu menginstal aplikasi baru untuk menggunakannya atau perlu mendaftar layanan baru agar bisa mendapatkan layanan tersebut.
Benar bahwa saat ini iMessage hanya bisa digunakan sesama perangkat berbasis iOS (baik iPhone atau iPad). Namun nantinya bisa juga digunakan untuk iChat di OS X. Pengguna bisa chat crossplatform tanpa perlu menginstalasi aplikasi baru atau registrasi.
Nantinya Google juga berencana melakukan hal yang sama, membuat layanan seperti iMessage yang khusus Android ke Android. Sebelumnya Google sukses membuat layanan yang hampir mirip, Google Talk, hanya saja masih banyak kekurangan seperti pesan multimedia, laporan pengiriman dan pembacan pesan dan yang paling penting: tidak ada integrasi otomatis.
Kemungkinan saja dalam dua hingga tiga tahun mendatang layanan proprietary seperti ini akan menjamur. Setiap platform akan membuat alternatif layanan dalam pengiriman pesan dan akan sampai pada satu keadaan dimana layanan semacam ini tidak akan menguntungkan pembuat perangkat secara langsung.
Layanan seperti ini diperkirakan ‘menakutkan’ bagi operator seluler karena akan menurunkan trafik SMS biasa. Pengguna akan dibanjiri layanan pengiriman pesan yang akan berujung pada layanan gratis.
Tentu SMS tidak akan hilang begitu saja, namun perubahan bentuk pengiriman pesan yang lebih murah tentu akan menarik minat lebih banyak pengguna. Sehingga bentuk pengiriman pesan seperti SMS akan mulai terlihat ketinggalan jaman.

