Ridwan Kamil : Jadi Cerdas Saja Tidak Cukup

Bagi Ridwan Kamil, masyarakatlah yang harus menyelesaikan masalahnya sendiri. Tak heran jika kemudian dari tangan dingin pria lulusan ITB angkatan 1990 ini lahir beragam komunitas kreatif. Menurut Ridwan, Indonesia sebenarnya memiliki banyak orang-orang kreatif dengan inovasi luar biasa. Sayangnya inovasi ini banyak yang sifatnya masih eksklusif, sehingga kurang menyentuh akar rumput.

“Bagi kaum muda, jadi cerdas saja tidak cukup. Tapi juga harus menunjukkan kepedulian,” tutur Ridwan.

Pernyataan ini dilontarkannya pasca menyabet medali perak dalam gelaran Ganesha Innovation Championship Awards (GICA) 2013 yang diadakan di Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB) hari ini (8/02). GICA sendiri merupakan penghargaan untuk alumni ITB yang berhasil melakukan pengembangan masyarakat - baik sosial, ekonomi maupun budaya - dengan inovasi yang dimilikinya dan berpotensi dikembangkan lebih lanjut.

Dalam presentasinya di hadapan para dewan juri, Ridwan menunjukkan komitmenya dalam mengembangkan masyarakat berbasis komunitas. Berbagai inovasinya seperti bike.bgd, Indonesia Berkebun maupun Bandung Creative City dianggap sangat inovatif dan inspiratif

Selain Ridwan, award ini juga mengapresiasi 4 orang inovator lainnya yang dianggap berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mereka adalah I Gede Wenten, I Gusti Made Arsawan, Iskandar Budiarso Kuntoadji dan Andrias Wiji Setyo Pamuji.

Categories: 

Tentang Penulis

Rezza Aji Pratama

Former Journalist