Categorized | Software

Chip Apple Diurus Seribu Orang

Chip Apple Diurus Seribu Orang

Kira-kira apa kunci kesuksesan Apple dalam menghadapi era Post-PC ini? Apple terkenal bukan saja amat inovatif dalam desain tetapi juga inovatif dari sisi teknologi. Menurut salah satu CEO Sillicon Valley yang mengenal Jobs, Apple mempekerjakan bukan puluhan orang dalam mengembangkan chip mereka, tetapi seribu orang tenaga ahli.

Kunci utama Apple adalah menjadikan chipnya lebih kecil secara fisik tetapi juga tidak memakan banyak tenaga. Apple memang baru membentuk tim khusus pengembang chip pada 2009 lalu, namun banyak orang mengira jumlah tenaga ahli yang ada dalam tim tersebut akan mengikuti standar, dimana maksimalnya mencapai ratusan orang.

Namun ternyata tidak demikian, Apple mempekerjakan lima persen dari seluruh karyawannya—50 ribu di seluruh dunia dan 30 ribu di bagian retail—untuk mengembangkan chip. Apple sendiri mulai mengembangkan chip mereka sendiri setelah melihat chip Intel dan AMD yang dinilainya masih ketinggalan jaman, masih terjebak pada konsep era PC.

Kapasitas baterai menjadi salah satu fitur penting dalam perangka mobile. Dan prosesor Apple terbaru, A5, yang telah ada di iPad 2 dan iPhone 4S, mampu bekerja dua kali lebih cepat dibandingkan baterai dengan prosesor A4 yang ada di iPhone 4 sekarang. Tenaganya juga tahan lebih lama satu jam, bisa bertahan hingga 8 jam bicara.

Tidak hanya prosesor Apple yang sangat efisien, tetapi Apple juga ‘memindahkan’ perangkat keras produk mereka dan menggantinya dengan chip flash memory. Tidak hanya iPhone dan iPad saja yang penyimpanannya menggunakan flash, tetapi MacBook Air juga. Ketika dua faktor dasar ini digabung, maka bentuk perangkat bukan masalah lagi.

Pengguna bisa menggunakan komputer, ponsel, tablet dan mungkin saja televisi untuk berbagai keperluan yang tidak bisa dilakukan pada era PC. Apple bukan hanya dengan cepat beradaptasi dengan perubahan jaman tetapi memulai era post PC tersebut.