Microsoft sedang mempertimbangkan mengikuti pelelangan Yahoo yang pernah akan dibeli Microsoft tiga tahun lalu. Pihak Microsoft menjadi salah satu pembeli potensial yang mungkin bisa membeli Yahoo yang valuasi perusahaannya mencapai US$20 miliar.
Adapun perusahaan yang masuk dalam daftar pembeli potensial adalah Providence Equity Partners, Hellman & Friedman dan Silver Lake Partners, raksana e-commerce China Alibaba dan firma investasi teknologi Rusia DST Global juga masuk dalam daftar ini.
Kemungkinan besar Microsoft perlu menggandeg partner lain untuk membeli Yahoo, namun sampai saat ini belum ada keputusan resmi apakah Microsoft akan ikut dalam pelelangan atau tidak. Meskipun demikian, ada dua pendapat di dalam tubuh Microsoft, jika mereka membeli Yahoo maka Microsoft bisa mengeyahkan kompetitor AOL dan membangun portal web kuat yang bisa menawarkan produk yang lebih baik ke pengguna, pengiklan dan end-user.
Di sisi lain ada juga yang menolak rencana pembelian dengan asumsi bahwa jika Microsoft harus menginvestasikan miliaran dolar dengan cara mengakusisi, maka perusahaan yang dibeli harus memiliki potensi pertumbuhan yang besar. Pada 2008 lalu, Microsoft pernah mencoba membeli Yahoo dengan US$47,5 miliar. Sedangkan valuasi Yahoo sekarang dan dahulu tidak berbeda.
Setelah memecat CEO Carol Cartz awal September lalu, Yahoo mengatakan sedang mencari alternatif untuk mengembangkan diri setelah mendapatkan 'inbound interest'. Mesin pencari yang sempat populer ini juga mempunyai 40 persen saham Alibaba dan 35 persen saham Yahoo Japan bernilai $9,2 miliar, sekitar $3,2 miliar uang tunai dan $7,7 miliar aset berupa mesin pencari dan bisnis display advertising.
Menurut pengamat Wall Street dari McAdams Wright Ragen, Sid Parakh, jika Microsoft bisa menggabungkan bisnis mesin pencari Bing dengan Yahoo, maka akan 'mengembalikan' 30 persen saham ke pasar AS dan kemungkinan menjadi kompetitor Google di masa datang. Lagipula Bing sudah menyediakan pencarian untuk Yahoo untuk kontrak 10 tahun, yang dimulai sejak 2009 lalu, namun 88 persen hasil pencarian periklanan mereka justru kembali ke Yahoo. Menurut survei terakhir ComScore, Google masih mendominasi search advertising dengan 64,8 persen di pasar AS, Yahoo di tempat kedua dengan 16,3 persen dan Microsoft dengan 14,7 persen.
Meskipun trafik Yahoo cukup besar, Microsoft masih mempertimbangkan kemungkinan keuntungan di masa datang.Baru-baru ini unit layanan online (Bing dan MSN web portal) Microsoft mengalami kerugian $728 juta. Kalau digabungkan selama tiga tahun, total kerugian Microsoft di unit ini adalah $6,5 miliar.
